Langsung ke konten utama

Kabilah Eps. Diksi (Diskusi Isu Terkini) "Akreditasi Unggul: Capaian atau Tantangan?" HMJ PAI PERIODE 2025-2026








 A.      Rangkaian Kegiatan

1.      Pembukaan Kegiatan

        Pada Selasa, 03 Juni 2025, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan HMJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan agenda bulanan Kabilah eps. Diksi (Diskusi Isu Terkini) dengan tema “Akreditasi Unggul: Capaian atau Tantangan?”. Agenda ini menghadirkan Saudara Salman Yusri Ubaedi, selaku Demisioner Wakil Ketua Umum HMJ PAI periode 2024–2025, dan dimoderatori oleh Saudara Muhammad Hidayat, Anggota Departemen Pembinaan Aparatur Organisasi periode 2025–2026.

2.      Isi Kegiatan 

Pemantik menyampaikan bahwa akreditasi perguruan tinggi merupakan proses penilaian yang dilakukan oleh lembaga resmi, seperti Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk institusi secara umum, atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) untuk program studi tertentu. Proses ini umumnya dilakukan setiap lima tahun sekali sebagai bentuk pengawasan mutu dan penjaminan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Penilaian akreditasi tidak hanya terbatas pada aspek administratif, melainkan mencakup berbagai elemen penting yang mencerminkan mutu institusi secara menyeluruh, seperti visi dan misi, tata kelola keuangan, kualitas sumber daya manusia, sistem pembelajaran, serta sarana dan prasarana pendukung.

Dalam konteks ini, pemantik menyoroti bahwa kampus kita telah mengalami transformasi kelembagaan yang signifikan, dari sebelumnya berstatus sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, kini menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon. Perubahan nama ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari pembaruan visi keilmuan yang lebih luas dan modern. UIN Siber membawa semangat baru dalam menghadirkan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan digitalisasi, sebagai respons terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat global. Sebagai bagian dari transformasi ini, kampus juga telah berhasil meraih status akreditasi “Unggul”, yaitu peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi nasional.

Terkait pembahasan utama dalam kajian, apakah akreditasi unggul merupakan capaian atau tantangan, pemantik menyampaikan bahwa keduanya benar. Status “unggul” sendiri sudah dapat dikategorikan sebagai capaian karena menunjukkan pengakuan terhadap kualitas institusi. Namun, masih terdapat beberapa poin penilaian yang belum sepenuhnya terpenuhi, sehingga tetap menjadi tantangan untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dalam hal ini, mahasiswa juga diajak untuk berpikir kritis dan memanfaatkan ruang organisasi sebagai sarana menyampaikan aspirasi serta mendorong perubahan yang konstruktif.

Selain itu, pemantik memberikan pandangan kritis terhadap proses penilaian akreditasi yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi nyata di lapangan, karena tidak menyurvei seluruh aspek kampus secara menyeluruh. Bahkan, dengan nada candaan, disampaikan bahwa hasil akreditasi terkadang bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor non-akademik, seperti keberuntungan.

Oleh karena itu, predikat unggul yang telah diraih ini di satu sisi memang merupakan capaian luar biasa, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan besar bagi seluruh elemen kampus. Bagi manajemen, dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa, status unggul harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan kualitas. Tuntutan untuk menjaga konsistensi mutu dan membuktikan bahwa kampus memang layak menyandang status unggul bukan hanya secara administratif, tetapi juga dalam praktik keseharian akademik menjadi tugas jangka panjang yang tidak boleh diabaikan.

3.      Penutupan Kegiatan

Dengan demikian, akreditasi unggul bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari babak baru dalam perjalanan kampus. Ke depan, semua pihak harus bergerak bersama dalam membangun budaya mutu yang kuat, mewujudkan sistem pembelajaran yang inovatif, serta menghadirkan pelayanan akademik dan fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar secara maksimal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELATIHAN HADROH HMJ PAI PERIODE 2025-2026

  A. Rangkaian Kegiatan 1. Pembukaan Kegiatan Pelatihan hadroh yang diselenggarakan oleh Departemen Minat dan Bakat (Minbak) HMJ PAI dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2025, bertempat di Halaman Belakang FITK. Kegiatan dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan mengisi daftar hadir oleh seluruh peserta yang berjumlah 59 orang, terdiri dari mahasiswa semester 2 dan 4 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Setelah semua peserta hadir, kegiatan dibuka secara resmi oleh saudara Hilal Satria Ramadhani selaku Ketua Departemen Minat dan Bakat, yang sekaligus memandu jalannya kegiatan. Pembukaan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pengarahan singkat mengenai tujuan pelatihan. 2. Isi Kegiatan Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan alat-alat hadroh yang di gunakan agar para mahasiswa lebih mengenal alat yang ingin di gunakan nantinya. Pelatihan ini berfokus pada pengenalan dan pelatihan teknik-teknik dasar pukulan hadroh. Seluruh peserta dibimbing secara langsun...

GEBYAR MILAD DAN AJANG KREASI SENI ISLAMI 2024

  BERITA ACARA GEBYAR MILAD DAN AJANG KREASI SENI ISLAMI (GALAKSI) Cirebon, 28 Oktober – Gebyar Milad dan Ajang Kreasi Seni Islami (GALAKSI) menjadi salah satu program kerja unggulan Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Periode 2024–2025. Acara ini bertujuan untuk memperingati hari lahir Jurusan Pendidikan Agama Islam yang ke-55 dan menjadi wujud kontribusi HMJ PAI dalam memberikan dampak positif bagi mahasiswa serta masyarakat sekitar. GALAKSI merupakan kolaborasi antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Minat dan Bakat, serta Departemen Kewirausahaan HMJ PAI. Sinergi antar-departemen ini diharapkan dapat menghasilkan kegiatan bermakna dan mengembangkan potensi peserta dalam seni Islami maupun kewirausahaan. Rangkaian acara GALAKSI dimulai dengan Seminar Kewirausahaan yang menghadirkan narasumber Mohammad Yahdi, S.Hi., M.Sh., seorang ahli kewirausahaan yang memberikan wawasan dan inspirasi tentang dunia bisnis d...

Prakarya Membuat Buket

  PELATIHAN PRAKARYA Pada hari Minggu, 21 Mei 2023, departemen kewirausahaan HMJ PAI telah menyelenggarakan agenda yaitu pembuatan buket. Pelatihan ini dilaksanakan di sekre HMJ PAI yang dipandu oleh saudari Lisa dan Lulu selaku ketua departemen. Peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 17 orang dari semester 2 dan 4. Tujuan pelatihan ini ialah untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan mahasiswa PAI terkhusus di bidang keterampilan. Pelatihan ini dimulai pada pukul 14.00-16.30 WIB. Diawali dengan mengisi daftar hadir melalui lembar absen yang telah disediakan. Penanggung jawab memandu jalannya acara diawali dengan berdoa, menjelaskan bagaimana cara membuatnya jika sudah mengerti langsung saja membuat buket. Setelah latihan selesai, diakhiri dengan berdoa dan sesi foto bersama. Dept. Kewirausahaan