Langsung ke konten utama

Kajian Syarhil Qur'an



Kajian Syarhil Qur'an

Via Google Meet

Jum'at, 18 Maret 2022

15:30-16:30


Pemateri : Kiki Rizki Amalia

Moderator : Rizki Amaludien Hernoko

Notulen : Melisa


----------------------------

----------------------------


• Syarhil secara bahasa adalah Syara yang berarti Penjelasan.

• Syarhil Qur'an secara bahasa adalah menjelaskan sesuatu yang ada di dalam Al-Qur'an.

• Syarhil Qur'an secara istilah adalah mendakwah dengan menggunakan seni.

• Di dalamnya terdapat 3 unsur yaitu: Pensyarah, Qori/ah, dan Orang yang mengucapkan Sari Tilawah.

• Posisi ketika MSQ : 1. Pensyarah posisinya di tengah, 2. Qori/ah posisinya sebelah kanan Pensyarah, dan 3. Pembaca Sari Tilawah posisinya di sebelah kiri Pensyarah.

• Pensyarah merupakan jantungnya Syarhul Qur'an karena diibaratkan sebagai penceramah. Qori/ah merupakan si pembaca Al-Qur'an yang menggunakan irama. Pembaca Sari Tilawah difokuskan terhadap terjemah.


*Sesi Tanya Jawab*

1. Penanya: Kang Akbar

Pertanyaannya: Fokus ke tilawah, syarah, apa sartilnya terlebih dahulu?

Jawaban: Kembali ke diri kita lebih tertarik kemana. Jika kita suka menasehati berarti kita bisa fokus ke Pensyarah, jika kita mampu dalam membaca Al-Qur'an dengan menggunakan irama maka kita fokus di Qori/ah, dan jika kita suka dalam hal seperti puisi-puisi maka kita fokus ke Sari Tilawah atau sebagai Penterjemah.


2. Penanya: Teh Siti Khaeril Bariyah

Pertanyaannya: Muqodimah yang dibawakan oleh Teh Kiki sudah sangat menggelegar ketika diawal kajian.Cara mengatur suara, penyusunan naskah?

Jawaban: Ada sistemnya. Muqodimah yang bersifat Badi'Sajak yaitu seperti pantun yang merupakan salah satu seni dalam Syarhil Qur'an. Untuk membuat naskah Syarhil Qur'an maka diperlukan pembimbing.


---------------------------

---------------------------

Komentar